Tips Perawatan Kendaraan

4 Hal yang Terjadi Selama Tuneup Engine

4 Hal yang Terjadi Selama Tuneup Engine

Banyak dari kita mengembangkan keterikatan emosional dengan mobil kita dan menginginkannya dalam hidup kita selama mungkin. Sama seperti orang lain, cara terbaik untuk memastikan mobil Anda tetap sehat untuk waktu yang lama adalah dengan melakukan pemeriksaan dan penyetelan secara teratur. Dengan mesin yang menjadi jantung setiap kendaraan, penyetelan rutin sangat penting untuk menjaga mobil Anda tetap aktif selama bertahun-tahun. Inilah yang terjadi selama penyetelan mesin.

Memeriksa Busi

Busi mesin adalah indikator yang baik untuk keadaan dan efisiensinya. Mekanik pertama-tama akan memeriksanya secara visual, memastikan tidak ada tanda-tanda keausan dini. Jika hidung tembak isolator berwarna cokelat muda atau abu-abu, itu tandanya kondisinya baik dan mesinnya bekerja sebagaimana mestinya. Pengujian lebih lanjut termasuk mengukur seberapa efisien mereka menyalakan bahan bakar, serta warna percikan api. Langkah terakhir adalah memeriksa kabel busi apakah ada tanda-tanda kerusakan, karena ketidaksempurnaan mempengaruhi performa mesin.

Memeriksa Filter Bahan Bakar

Seperti namanya, fungsi filter bahan bakar adalah menghilangkan kotoran atau kotoran dari bahan bakar sebelum mencapai mesin Anda. Seiring waktu, filter cenderung tersumbat dan akan memungkinkan lebih sedikit bahan bakar yang masuk, menghasilkan output daya yang lebih rendah, mesin berhenti saat berada di bawah tekanan, dan misfire silinder acak. Mengganti filter bahan bakar mobil adalah operasi yang murah, dan sebagian besar produsen mobil merekomendasikan melakukannya setiap 30.000 mil.

Mengganti Filter Udara

Kecuali jika filter udara Anda baru saja diganti, kemungkinan besar Anda memerlukan yang baru. Karena mesin membutuhkan oksigen untuk membakar bahan bakar, asupan udara yang tepat sangat penting untuk performa dan daya tahannya. Selain bermanfaat bagi kendaraan Anda sendiri, filter udara baru juga berarti bahwa mobil Anda tidak terlalu berbahaya terhadap lingkungan. Biasanya perlu diganti setiap 12.000 hingga 15.000 mil, tetapi jika Anda secara teratur mengemudikan kendaraan di jalan yang kotor dan berdebu, filter udara Anda mungkin perlu diganti lebih awal. Untungnya, harganya tidak mahal dan sangat mudah untuk dilepas dan diganti.

Mengganti Oli dan Mengisi Cairan

Oli kendaraan bertanggung jawab melumasi bagian-bagian mesin yang bergerak, sehingga meminimalkan gesekan dan meningkatkan efisiensi serta daya tahan. Piston mobil bergerak beberapa ribu kali setiap menit, jadi mudah untuk memahami mengapa pelumasan yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin. Ini juga operasi sederhana dan lugas yang dapat dilakukan dalam beberapa menit. Cairan lain seperti minyak transmisi, minyak power steering, cairan pendingin, atau minyak rem tidak perlu diganti seluruhnya, tetapi perlu diisi ulang dari waktu ke waktu.

Daya tahan kendaraan dan nilai jual kembali dapat sangat bervariasi tergantung pada cara Anda memperlakukannya selama bertahun-tahun. Penyetelan mesin secara teratur membantu mengidentifikasi masalah kecil sebelum berubah menjadi masalah besar dan menjaga kendaraan Anda dalam kondisi prima untuk waktu yang lama.

Related posts

Masalah Umum Cat Mobil dan Informasi Lain Yang Harus Diketahui Setiap Pemilik Mobil

Admin

Cara Terbaik untuk Mendapatkan Kilau Ban

Admin

5 Tips Merawat Jendela Mobil Anda

Admin